Skip to content

The Inspiring : Jember Fashion Carnaval at BSD, Serpong

Saya dapat kesempatan untuk melihat acara Jember Fashion Carnaval merupakan suatu kebetulan. Berawal dari iseng-iseng ikutan acara workshop foto bikinan Kompas di ICE BSD, ternyata setelah selesai acara worskshop, seluruh peserta diarahkan untuk bersama-sama menggunakan bus untuk menuju area The Breeze, dan sesampainya di sana para peserta workshop sudah disambut dengan arak-arakan Jember Fashion Carnaval yang siap berangkat. Seluruh peserta langsung exciting dan segera menyiapkan gear kamera kami, dan dengan susah payah menyiapkan gear saya yang sebenarnya sangat tidak mendukung untuk kebutuhan fotografi liputan T_T. Dengan bermodal lensa fix, potrait, manual pula :sweat!: saya pun ikut berlari menuju arak-arakan.
01 THE COSTUME
“Nggak rugi!” itu sepertinya ungkapan yang bisa mewakili saya saat itu, melihat peserta Jember Fashion Carnaval. Kenapa?
1. Para peserta carnaval yang menampilkan kostum-kostum yang luar biasa. Saya bukan pengikut fashion, tapi semua bisa menilai bahwa outfit yang mereka kenakan sangatlah luar biasa. Terutama di barisan depan, peserta menggunakan wardrobe yang yang mewakili berbagai kebudayaan dan hewan khas di indonesia seperti cendrawasih dan lain-lainnya.
2. Bukan hanya wardrobe mereka yang luar biasa, tapi cara mereka berparade dan menampilkan diri sangat menunjukkan bahwa mereka sangat bangga dan menikmati carnaval yang mereka bawakan. Energi itulah yang saya yakin semua yang menyaksikan ikut merasakan.
3. Penyajian konsep carnaval yang matang dari peserta barisan parade paling depan sampai paling belakang. Dari paling depan yang menampilkan kostum-kostum andalan, kemudian diikuti team peniup terompet yang sangat luar biasa. Berikutnya diikuti dengan barisan reog ponorogo yang menampilkan tarian khasnya, agak turun sedikit tempo nya di barisan marching band yang membawakan lagu-lagu nasional, namun saya maklum sepertinya bagaimanapun, cita rasa nasionalisme nya tetap harus ditunjukkan disini. Setelah tempo yang agak turun, di penutup barisan diisi dengan satu team dancer yang sangat enerjik dan menggunakan kostum yang berwarna- warni meriah, sehingga di penghujung carnaval, tempo pun tetap bisa naik.
02 THE TRUMPETS SQUAD 04 dance of colour 03 REOG PONOROGO
Carnaval ini dimulai dari kawasan The Breeze BSD, kemudian menyusuri jalan raya menuju kawasan ICE BSD. Ada 2 hal yang menurut saya agak kurang dan bisa diperbaiki seharusnya :
1. Rute carnaval menggunakan 2 dari 3 lajur jalan raya umum, sisa1 jalur masih dipergunakan untuk kendaraan yang melintas. Hal ini sebenarnya cukup membuat tidak nyaman bagi pengguna jalan maupun peserta carnaval. Kenapa tidak sekalian ditutup saja sementara selam kurang lebih 1 jam untuk memaksimalkan acara ini, biar tidak nanggung.
2. Dikarenakan tidak ada barikade antara penonton dan peserta carnaval, jadi penonton bisa dengan enaknya masuk diantara para peserta carnaval. Para fotografer pun (termasuk saya) juga bisa leluasa untuk masuk dan mendekat ke barisan. Hal tersebut menurut saya jadi mengurangi kualitas penampilan mereka. Hasil foto yang dihasilkan pun banyak yang bocor oleh para penonton yang masuk barisan maupun oleh fotografer lainnya yang sedang mengambil foto. Alangkah baiknya jika ada area atau jarak khusus yang disitu merupakan clear area dan juga area atau jarak khusus yang memberikan kesempatan untuk para penonton berfoto bareng bersama para peserta carnaval.
Aniway, saya baru pertama kali melihat langsung Jember Fashion Carnaval meskipun sudah dari lama mendengar tentang acara ini. Jember yang mungkin sebagian besar tidak menyangka, ternyata mampu membuat suatu konsep fashion, acara, dan pagelaran yang begitu luar biasa. Salut buat kalian dan semoga meskipun di daerah yang modern seperti jabodetabek ini, tetap bakal sering diadakan acara – acara budaya seperti ini. Sukses selalu buat buat Jember Fashion Carnaval dan tim nya yang luar biasa!

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *